Pages

Tampilkan postingan dengan label luapan hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label luapan hati. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 September 2014

tak se "tampan" wajahnya tak se"cantik" orangnya..

kadang dia adalah keluarga, kadang dia adalah sahabat, kadang dia adalah teman baik, kadang dia adalah teman pura-pura, kadang dia orang lain bahkan kadang aku tidak mengenalnya..

hahaha seperti bunga dalam vas, keliatannya cantik tetapi lama-lama membusuk, kering, di buang.. hanya seperti sampah!!

baik jika ingin, tak acuh jika gak butuh..

kebaikannya memang tak setampan wajahnya, keburukannya memang tak secantik orangnya..
bukan hanya kali ini, kemarin juga, kemarin kemarin dan kemarin lagi juga seperti itu, aku juga gak pernah menyangka kenapa dia di takdirkan ada tapi entah.....................
tertawa tak bisa lepas, menangis tak bisa kecang, cerita tak bisa tuntas...

hahaha itu adekmu...

senyum adalah kunci, mood adalah gembok, walau kadang gembok berubah-ubah, semampu mungkin harus menutupi..

lucu memang melihat gelagaknya, tapi sayang dia gak pernah tahu bahwa banyak orang di luar sana yang tidak suka dan membicarakan dirinya.

sama, iya sama.....

change your attitude...

Rabu, 21 Mei 2014

Kadang yang jauh akan kalah dengan yang selalu ada

benarkah semua itu?
yang jauh akan kalah oleh yang selalu ada
percaya atau tidak itu tetap menjadi suatu kata-kata yang terangkai menjadi sebuah kalimat
perhatian-perhatian kecil yang di ucapkan dari jauh, akan kalah sama yang mengajak, memberi atau bahkan mengasihi..
sekarang harus belajar sabar untuk semua yang di lakukan di sana..
belajar percaya atas kebenaran bahkan kebohongan mungkin menurutnya baik untuk hubungan ini..
mencoba bersabar walau sebenarnya tak ikhlas
mencoba bertahan walau sebenarnya tak mampu
aku disini menjaga sikap semoga yang disana juga seperti itu menjaga sikapnya untuk diriku

Melewatinya mungkin tak mudah
Mengarunginya mungkin tak gampang..

Atas restu kedua orang tuaku dan orang tuanya
semoga kita selalu bersama dalam ikatan sampai ikatan suci itu tiba..

entah berapa lama lagi aku menunggu, yang pasti aku yakin kita akan hidup bersama.

maaf yang tak ada habisnya

Mungkin engkau menganggap baik-baik saja setelah itu,hanya kamu yang terluka, sama sekali gak?
Banyak ujian dan cobaan yang menghampiri entah ini karma atau takdir, aku tak bisa membedakannya..

Aku yang awalnya baik-baik saja menjadi ketakutan, aku yang biasanya selalu ceria menjadi pemurung, aku yang biasanya bisa memberi saran perlahan meminta saran..

Aku tau kamu baca kamu pesan itu, kamu melihat kan tapi kamu tak membalas, luka itu masih ada? aku tak pura-pura menutup mataku untuk tak melihatnya..
Aku berusaha baik kepadamu aku selalu berusaha ingin kalau kita akan baik-baik saja karena mulai awal kita tak saling berhadapan, jangankan bertatap mata mengenal pun saja aku tak pernah.

Aku tau aku salah, aku awalnya berharap mendapatkan kebahagiaan dari situ tapi entah mengapa ternyata dia hanya balas dendam. Setelah mengetahui semuanya berubah aku berusaha mendapatkan jalan keluar sendiri. Haruskah aku mundur atau harus maju untuk balas dendam balik. Semuanya yang ku punya sudah hancur, aku tak ingin ini terjadi padaku. Kalau hubunganku hancur mengapa dia tidak. Sejahat itukah? Gak!!
Aku perlahan menjauh, meninggalkan dan bermaksud untuk tak kembali, aku berusaha ikhlas tapi takdir berkata lain.
Takdir itu membawaku untuk kembali takdir itu membawaku untuk bersama, aku tak tau hubunganmu dengan dia bagaimana, yang aku terakhir dengar kalian sudah tak berhubungan, banyak cerita tentangmu yang membuat aku sakit tapi perlahan aku mengerti dan berusaha untuk tenang.

Tak tau apa yang terjadi kedepannya, aku hanya bisa minta maaf atas salahku dan dia, kamu boleh dendam pada kami, tapi harus kamu tau kami selalu berdoa kebaikan untukmu, semoga kamu bahagia dengan orang yang akan bersamamu nanti.
Aku harap kamu bisa memafkan dan berdoa untuk kebaikan kami.




Selasa, 17 September 2013

takdir tuhan

Aku memang tidak pernah bertemu kamu, bahkan wajahmu pun aku tak tau. Kita yang tak saling mengenal dikenalkan oleh sebuah rasa (sakit), tak tau itu datangnya dari mana siapa yang salah yang pasti bukan kamu, kamu tak tau apa-apa, begitupun aku, aku yang awalnya tak tau, tapi jangan pernah kamu salahkan dia. 

Kamu berfikir aku merencanakan ini semua?kamu salah. Setelah aku mengetahui semuanya kamu pikir aku bahagia dengan keadaan yang seperti ini, tidak aku sudah memilih untuk pergi dari kalian, merelakan kalian bahagia, walau itu sakit bagiku, bagi seorang wanita yang hanya menjadi sepotong kenangan yang sempat menyelinap. Tapi hati ini tak bisa berhenti memikirkannya karena sudah kukorbankan semuanya termasuk dia_ku. Kamu berhak marah padaku, kamu berhak benci padaku tapi ingat seorang wanita pasti tidak akan menyakiti wanita lain hanya karena sebuah cinta yang kandas. 

Apa kamu tau hancurnya aku, sakitnya aku saat mereka cerita tentang kamu dan dia, kenangan kalian yang begitu banyak, apa kamu juga tau di balik senyumku ada sakitku, di balik hubungan ini aku masih memikirkanmu disana, apa kamu sudah baik-baik saja. Jika dia tak pantas untuk kumiliki ambillah dia kembali bawa dia pergi jangan ingatkan aku lagi tentangnya. Apa itu yang di sebut kebahagiaan? tidak, pasti ada yang tersakiti terus dan terus. Jika dia ada dua aku hanya ingin memiliki satu dari dua itu dan satunya buat kamu.
Kamu bilang aku merusak impianmu? Oh Tuhan sadarkan dia kalo semua ini takdirnya. Aku hanya menjalani secuil dari takdir yang engkau berikan. Gak ada seorang wanita yang ingin menyakiti wanita lain. TIDAK ADA!!

Sabtu, 29 Juni 2013

“Aku merebutmu, Tidak! Dia yang melepaskanmu”

Perbincangan yang di mulai dari smartphone. Saling bertukar informasi mengenai elektronik. Dan akhirnya “ah menyebalkan siapa sih dia?”
Aku menolakmu, aku tak mau jalan denganmu bukan karena aku tak suka tapi karena aku sibuk dengan duniaku.
Tak apalah sesekali aku menerima ajakanmu, tanggapanku sinis
Salah tingkahmu menghilangkan karcis parkir membuatku enggan jalan denganmu lagi, tapi genggaman tangan itu yang membuat aku ingin selalu bertemu denganmu.

Kamu tau aku tak sendiri tanpa aku tau kamu punya kekasih.
Aku rela melepaskannya demi kamu, tapi kamu selalu butuh waktu banyak waktu untuk bersamanya tanpa memikirkan bagaimana aku, perasaanku.
Sifatmu yang acuh membuat ragu, susah menebaknya?
Aku hanya ingin besamamu hanya kita berdua tanpa diamu.
Apa aku merebutmu, enggak! Sama sekali tidak. Aku hanya ingin kamu bersamaku.
Dia meninggalkanmu karena kamu punya aku? Aku tak peduli yang penting disini (hati) aku sayang kamu.




Jumat, 28 Juni 2013

”Ini caraku mencintaimu jangan samakan dengan mantanmu”

Aku tau mungkin kau tak suka dengan sikapku yang selalu menuntut. Aku tau kamu tak suka dengan keegoisanku, tapi perlu kamu tau itu semua aku lakukan karena aku sayang kamu atau bahkan terlalu sayang. 

Sayang, aku tau dulu sebelum bersamaku kamu bebas, bebas untuk keluar kemana saja dan dengan siapa saja, tapi sekarang ingat ada aku disini aku ingin diperhatikan layaknya seorang pacar. 
Apa aku salah jika aku terlalu banyak menuntut, aku hanya ingin kejelasan walaupun hubungan kita sudah cukup jelas dengan pacaran. 

Sayang, mungkin aku tak sepandai mantanmu mungkin aku tak secantik dia tapi aku ingin lebih baik dari dia, yah dia yang meninggalkanmu. Maaf jika aku terlalu membatasi gerak gerikmu, memintamu untuk terus bersamaku, bukannya posesif tapi aku hanya ingin kamu lebih mengerti inilah aku. Tak peduli orang berkata apa, tak peduli mereka membencimu atau bahkan mereka musuhmu, aku di sini akan selalu sayang kamu. 

Sayang, aku tau saat kamu ingin bersama teman- temanmu, aku tau saat kamu bilang waktumu bukan hanya untukku, tapi apa aku salah jika aku ingin sedikit saja memintamu meluangkan waktu untukku. Taukah kamu aku tak berguna tanpa kabarmu, apalagi semenjak sakit itu. Aku merasa aku bukan orang yang pantas untuk di cintai. 


Jika caraku ini salah maafkan aku, tapi aku tidak akan pernah salah untuk mencintaimu.